Hari ini hari yang cerah disekolah.Murid-murid masing-masing memasuki ruang kelasnya masing-masing.Ricard anak sma Harapan Bangsa kelas 2 datang dengan tergesa-gesa memasuki ruang kelas.Dia langsung meminta maap kepada ibu gurunya.”Maaf bu jalanan macet banget”.Ibu gurunya menjawab,”Ya udah duduk sana cepat.”Ini hari pertama Ricard masuk sekolah kelas dua.Setelah dia libur panjang sehabis kenaikan kelas.Disini saya akan menceritakan siapa itu Ricard.Ricard adalah anak kelas 2 SMA harapan bangsa.Dia memiliki tinggi 172 cm dengan berat badan 65 kg.Tubuhnya cukup atletis,kulitnya putih wajahnya tampan dan bibirnya agak kemerahan.
Hari pertama masuk sekolah mata Ricard mulai jelalatan dia mencari-cari ada ga cewek yang cantik di kelas ini.Matanya sempat tertuju pada seorang cewek dengan rambut panjang lurus sebahu.”Aloo ce st st..” panggil Ricard,karena jarak bangku duduk Ricard cewek hanya satu bangku si cewek langsung menoleh dan tersenyum manis sekali.Cewek itu namanya adalah Lusy.Lusy ini cewek yang cantik sekali tingginya kurang lebih 167 cm dan beratnya sekitar 45 kg.Tubuhnya cukup montok dan berisi.Si Lusy ini memiliki sifat yang pendiam,cuek dia juga agak jaim maklumlah anak orang kaya.Ayahnya seorang bisnismen yang sukses dan kaya raya.Setiap hari si Lusy di antar jemput oleh supirnya memakai mobil Taruna Oxcy.
Dua tokoh ini nantinya akan memainkan peran penting dalam cerita di dalam novel ini.Sejak pandangan pertama hati Ricard sudah mulai tertarik dengan Lusy.Ricard tidak tahu kenapa dia tertarik dengan Lusy.Apa karena cantiknya atau karena Lusy anak orang kaya.Ricard merasa kalo dia tertarik sekali.Ricard anaknya pendiem jadi dia tidak berani mengajak Lusy kencan,untuk sekedar ngobrol pun dia tidak berani.”kringggg!!!” bel istirahat berbunyi.Ricard langsung keluar dari kelas dan menuju ke kantin sekolah.Di kantin dia memesan bakso dan es sirop.Sambil makan bakso pikiran dia mulai melayang-layang,dia membayangkan wajah Lusy yang cantik dan tubuhnya yang seksi.
Firdaus teman lama Ricard duduk disamping Ricard,”Hei ngapain lo ngelamun aja,awas kesambet lho,”ujar Firdaus.”Ah lo bisa aja Fir,gue lagi mikir neh,”.”Mikirin apa?”sela Firdaus.”Itu tuh anak baru yang ada di kelas kita,namanya sapa seh?”.”O itu,namanya Lusyana,panggilannya Lusy dulu anak kelas 1 A,sekarang naik ke kelas 2 G jadi teman kita neh,emang kenapa seh?.”tanya Firdaus.”Ga,Cuma …”,”kamu naksir ya Ric??”goda Firdaus.”Iya neh kayaknya gue cinta pada pandangan pertama.”Cei le cing,cinta pada pandangan pertama?sumpe lo?”.”hehehehehe”Ricard tertawa.Lalu tiba-tiba mereka berdua terdiam,karena di depan mereka Lusy datang sambil membawa secangkir bakso,kebetulan kursi mereka berhadapan jadi mereka bisa saling berhapan.Sambil cueknya Lusy makan makanannya,dia sama sekali tidak melihat ke arah Ricard maupun Firdaus.
Ricard juga meneruskan makannya,namun pandangan matanya kadang-kadang mencuri pandang ke arah wajah Lusy.Lusy tau tapi dia cuek aja.Makan bakso must go on.Sebenarnya Ricard pengen banget ngajak Lusy ngobrol,tapi kata-kata yang hendak dia keluarin seolah-olah macet di tenggorokan.Setelah makannya habis lalu Lusy meninggalkan mereka berdua.Ricard dan Firdaus hanya bengong aja.”ckckckc cool banget ya tu ce,”ujar Firdaus.Ricard hanya menganggukkan kepalanya.